Tentang Cyber Gov Labs

Penyedia Platform-as-a-Service untuk Orchestrated Intelligence Indonesia.

Sejak era Government 2.0 kami membangun sistem nasional bersama K/L pengampu. Memasuki era Government 3.0, kami repositioning sebagai layer PaaS — di atas IaaS partner, di bawah aplikasi SaaS partner — dengan reasoning AI yang akuntabel, traceable, dan berdaulat.

Latar Belakang

Dua pendekatan, satu ekosistem.

Cyber Gov Labs menggabungkan dua pendekatan: bekerja top-down dengan badan regulatori di tingkat kementerian, dan bottom-up melalui implementasi di lapangan. Kombinasi ini memastikan setiap layanan teknologi yang kami kembangkan tidak hanya teknis-fungsional, tetapi juga selaras dengan kerangka regulasi dan kebutuhan operasional instansi.

Memasuki era Government 3.0 dengan kerangka Orchestrated Intelligence, kami repositioning sebagai penyedia Platform-as-a-Service. Layer riset dipegang mitra akademik (e-Gov Lab UI, CSGAR UI), layer IaaS oleh Rimba Linux, layer SaaS oleh entitas baru CyberGL group + partner pihak ketiga yang terbuka kolaborasi. Pemisahan ini memberi tiap layer fokus dan governance yang sehat.

Posisi Struktural

Stack IaaS / PaaS / SaaS + Sumbu Riset

Dua sumbu yang sama-sama menentukan posisi CyberGL.

Riset / Frontier e-Gov Lab UI · CSGAR UI Mitra akademik — frontier methodology
───── hasil riset ─────►
Implementasi CyberGL Operator platform — battle-tested
SaaS
Aplikasi tata kelola end-user SAKIP, ANJAB-ABK, LPPD sebagai produk siap-pakai Entitas SaaS baru CyberGL group + perusahaan SaaS pihak ketiga (open to collaborate)
PaaS
★ Cyber Gov Labs — 9 Layanan Platform AI ★ Federated Storage · LLM · Orchestration · Search · AI Agent · Portal Builder · SSO · Reference Data · Workflow & Approval Posisi utama 2026 — fokus murni di layer PaaS
IaaS
Compute, GPU, network, OS terhardening Substrate fisik untuk deployment On-Prem dan Sovereign Rimba Linux + entitas baru

Detail mitra strategis: partners.html

Visi

Pemerintahan Indonesia yang Open, Accountable, Responsive, Sovereign, Orchestrated

Lima prinsip yang menyatukan visi kami dari era Government 2.0 hingga Government 3.0.

i.

Open

Transparansi dan inklusivitas dalam struktur pemerintahan, dengan akses informasi yang terbuka bagi warga.

ii.

Accountable

Akuntabel dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan, dengan mekanisme oversight yang kuat.

iii.

Responsive

Responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi warga, agile dalam menjawab tantangan zaman.

iv.

Sovereign

Berdaulat atas data, model AI, dan infrastruktur digitalnya sendiri — tidak bergantung vendor tunggal.

v.

Orchestrated

Terorkestrasikan reasoning-nya, bukan sekadar terintegrasi sistemnya — lintas instansi, lintas siklus.

Misi

Lima misi yang saling melengkapi

MISI · 01

Smart Government Platform

Platform pemerintahan cerdas yang memberdayakan instansi untuk memanfaatkan teknologi digital secara penuh.

MISI · 02

Collaborative Government

Mendorong kolaborasi antar instansi, memecah silo, memungkinkan ekosistem yang terkoneksi.

MISI · 03

IT-Sustainable Government

Sistem TI pemerintahan yang scalable, fleksibel, dan resilient terhadap perkembangan teknologi yang cepat.

MISI · 04

AI-Sovereign Government

Memastikan instansi pemerintah memiliki kontrol penuh atas data dan model AI yang dipakai dalam pengambilan keputusan.

Strategi

Empat pilar strategi 2026

Top-Down + Bottom-Up

Bekerja dengan badan regulatori di tingkat kementerian sekaligus unit pelaksana di lapangan — implementasi tidak putus antara kebijakan dan operasionalisasi.

Riset → Implementasi

CyberGL berdiri di sumbu implementasi, mengoperasionalkan riset e-Gov Lab UI dan CSGAR UI. Bukan startup R&D — operator platform dengan jalur backflow ke akademisi yang menjaga frontier metodologi.

Layer Specialization

Fokus murni di layer PaaS. IaaS dipegang Rimba Linux, SaaS dipegang entitas baru CyberGL group + partner. Pemisahan layer memberi tiap entitas fokus yang jelas.

Catalyst Gov3

Salah satu vendor .co.id di arsitektur Government 3.0. Mengoperasionalkan prinsip Gov3 menjadi layanan komersial — bukan pemilik standar.

Konteks

Memahami Government 3.0 — dan posisi CyberGL di dalamnya

Mengapa kami menyebut diri sebagai vendor .co.id, bukan "platform Gov3".

Apa itu Government 3.0?

Government 3.0 adalah referensi arsitektur publik untuk Orchestrated Intelligence di Indonesia — bukan produk tunggal, bukan platform milik vendor mana pun. Arsitektur ini sengaja dirancang multi-vendor sehingga K/L, Pemda, akademisi, dan vendor swasta dapat merujuk dan mengimplementasikannya secara paralel.

CyberGL adalah salah satu vendor yang mengoperasionalkannya — bukan pemilik, bukan satu-satunya jalan. Pemerintah dapat merujuk Gov3 di dokumen resmi tanpa terikat pada vendor tertentu.


Konvensi TLD sebagai peran

Arsitektur Gov3 mengakui empat peran berdasarkan domain. Setiap peran punya hak akses, tanggung jawab, dan model billing yang berbeda dalam ekosistem. Peran ditentukan oleh TLD domain, bukan oleh proses pendaftaran manual.

Domain Peran Contoh node
.go.id Pemerintah (K/L, Pemda) mcp.{instansi}.go.id
.co.id Vendor / swasta mcp.cybergl.co.id
.ac.id Akademik (riset, eGov Lab) mcp.{kampus}.ac.id
.or.id Organisasi sipil (CSO) mcp.{org}.or.id

Posisi CyberGL di slot .co.id

Karena kami pakai domain cybergl.co.id, secara arsitektur kami otomatis masuk role vendor. Begitu kapabilitas kami comply dengan konvensi /Gov3/v1/onboarding, registry pusat ekosistem secara otomatis mendaftarkan kami sebagai node — tanpa proses pendaftaran manual.

Itulah arti first-class citizen: kami tidak menumpang. Arsitektur Gov3 secara eksplisit menyediakan slot .co.id untuk pemain swasta — slot yang sama juga terbuka untuk vendor swasta lain yang ingin berkontribusi.

i.

Bukan eksklusivitas

Slot .co.id terbuka untuk Vendor X, Vendor Y, Vendor Z lain. Kami bukan satu-satunya, dan tidak boleh menjadi gatekeeper.

ii.

Bukan vendor lock-in

Pemerintah dapat merujuk Gov3 di dokumen resmi tanpa khawatir terikat ke satu vendor. Standar tetap netral & terbuka.

iii.

Pintu masuk operasional

CyberGL adalah salah satu pintu masuk operasional bagi instansi yang ingin onboard ke Gov3 tanpa membangun semuanya dari nol.

Pernyataan co-existence. CyberGL adalah salah satu vendor di TLD .co.id yang mengoperasionalkan Government 3.0. Arsitektur Gov3 sengaja dirancang multi-vendor — bukan monopoli. Kami percaya ekosistem yang sehat dibangun oleh banyak implementer yang berbagi konvensi yang sama. Kapabilitas yang kami kembangkan dirancang interoperabel dengan vendor lain melalui konvensi /Gov3/v1/onboarding. Riset dan teknologi kami adalah kontribusi, bukan klaim.
Tim 2026

Pendiri & Tim Kunci

Enam orang yang memegang kapabilitas teknik, AI, dan operasional CyberGL.

CTO · Founder

Wibisono Sastrodiwiryo

MTI · PSM 1

CFOO

Harry Sufehmi

MSc

Software Engineer

Rizky Fathurahman

AI Engineer

Muhammad Umar Shalih

AI Engineer

Alif Zidane

Tester

Marsya Maharani

Mitra Strategis

Tiga peran, beberapa partner

CyberGL fokus murni di PaaS. Layer riset, IaaS, dan SaaS dipegang oleh mitra strategis dan entitas baru dalam grup CyberGL.

Riset
e-Gov Lab UI

Riset arsitektur Orchestrated Intelligence dan validasi metodologi infrastruktur tata kelola.

Riset
CSGAR UI

Center for Smart Government and Artificial Reasoning — riset reasoning AI untuk smart government.

IaaS
Rimba Linux

Infrastruktur fisik (compute, GPU, network, OS terhardening) untuk deployment On-Prem dan Sovereign.

SaaS
Entitas SaaS Group

Entitas legal baru CyberGL group (rencana 2026–2027) + open collaboration dengan partner SaaS pihak ketiga.

Detail mitra strategis

Kenali kapabilitas yang relevan untuk instansi Anda.

Mulai dengan sesi diagnostik gratis. Kami petakan kondisi tata kelola Anda dan kapabilitas mana yang akan memberi ROI tercepat.